Tak bisa dipungkiri bahwa menciptakan ide yang kreatif bukanlah pekerjaan mudah. Karena proses ini harus melalui seluruh prosedur menuangkan ide tersebut yang bersumber dari otak desainer ke dalam hasil karya akhirnya.
Belajar
Pembelajaran dan pemahaman yang mendalam tentang dasar-dasar desain yang ingin kita ciptakan adalah awal dimulainya pembentukan ide desain.
Investigasi
Memperoleh informasi yang cukup mengenai client, termasuk bidang usahanya, jasa yang ditawarkannya, karakter perusahaannya, dan lainnya merupakan proses penting sebelum desainer mulai membayangkan sebuah ide.
Pencerahan
Ini merupakan tahap dimana sebuah gagasan kreatif muncul muncul di kepala Anda, yang dapat Anda manfaatkan untuk melengkapi rancangan desain.
Ideasi
"Ideasi" sebagai akronim dari "Ide Kreatif + Generasi" adalah tahap dimana desainer grafis menghasilkan ide kreatif. Di sini, Anda dapat mulai menyaring potongan-potongan kecil kreativitas yang telah diperoleh pada tahap sebelumnya, dan mengubahnya menjadi sebuah ide desain grafis yang tepat.
Eksekusi
Satu tahapan lagi yang sangat krusial dan menentukan hasil akhir dari seluruh proses yang telah Anda lewati adalah eksekusi.
Salah satu kesalahpahaman umum dalam dunia desain grafis adalah bahwa, proses kreatif berakhir saat sebuah ide brilian tercetus, tahap eksekusi ini harus dijalankan dengan sangat baik.
IDENTIFIKASI PROYEK
Identifikasi adalah proses yang mengidentifikasi orang, kelompok, atau organisasi yag dapat memberikan dampak atau yang terkena dampak atas keputusan dan hasil proyek.Lalu melakukan analisis dan dokumentasi informasi yang relevan terkait kepentingan, keterlibatan, ketergantungan, pengaruh, dampak potensial terhadap kesuksesan proyek.
FORMULASI PROYEK
Formulasi adalah bentuk penyederhanaan situasi nyata menjadi bentuk
matematis, formulasi memiliki 5 tahap implementasi sebagai berikut :
Tahap I
Pengumpulan dan Analisis Keterangan Strategis. Adalah tugas para
eksekutif organisasi untuk dapat menilai kecenderungan-kecenderungan
yang terjasi pada saat ini dan yang akan datang baik dari segi
eksternalnya (pasar, persaingan, teknologi, regulasi, dan keadaan
ekonomi) maupun segi internalnya (nilai organisasi, keunggulan dan
kemampuan, hasil produkdan pasar,dan kebijakan strategis yang lalu)
Tahap II
Formulasi Strategi. Tim ini pulalah harus memeriksa beberapa masa depan
alternatif dan menyeleksinya serta menciptakan profil atau visi
strategis yang berfokuskan pada ke sembilan pertanyaan tersebut.
Kekuatan formulasi sangat tergantung pada kekuatan proses yang dilalui
atau yang dialami oleh tim dalam membuat keputusan.
Tahap III
Perencanaan Proyek Induk Strategis. Dengan menggunakan metode management
proyek yang canggih dan benar dimana rencana disusun, dijelaskan,
diprioritaskan, ditahap-tahapkan, dijadwalkan, disumberdayakan dan
diimplementasikan serta dipantau (diawasi), maka proyek-proyek tersebut
dapat dioptimalkan dalam suatu portofolio.
Tahap IV
Implementasi Strategi. Tahap ini adalah tahap pelaksanaan
(implementasi) yang mana kualitas suatu proyek sangat diharuskan. Untuk
itu dibutuhkan suatu sistem komunikasi yang handal, cepat dan akurat
yang dimulai dari tingkat rendah (lower management) hingga ke tingkat
yang tinggi (top management).
Tahap V
emantauan, Peninjauan dan Pembaharuan Strategi. Di tahap ini dibutuhkan indikator internal (kemajuan di bidang tujuan dan langkah strategis, kemajuan proyek) maupun indikator eksternal (validitas asumsi dasar yang menjadi penciptaan visi). Umpan balik (feedback) dari berbagai sumber kegiatan baik untuk jangka pendek, menengah maupun panjang harus dioptimalkan secara terus menerus
emantauan, Peninjauan dan Pembaharuan Strategi. Di tahap ini dibutuhkan indikator internal (kemajuan di bidang tujuan dan langkah strategis, kemajuan proyek) maupun indikator eksternal (validitas asumsi dasar yang menjadi penciptaan visi). Umpan balik (feedback) dari berbagai sumber kegiatan baik untuk jangka pendek, menengah maupun panjang harus dioptimalkan secara terus menerus
MIND MAPPING
Mind Map adalah suatu diagram yang digunakan untuk menterjemahkan kata-kata, ide, tugas dan hal-hal yang saling terkait didalamnya untuk kemudian disusun dalam suatu kata kunci atau ide utama.Mind Map juga biasanya digunakan sebagai pemicu, fungsi visualisasi, struktur, dan mengelompokkan ide dan juga sebagai alat bantu dalam penelitian, organisasi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan juga menulis.
Proses Pembuatan Mind Mapping
Membuat mind map sebenarnya tidak susah, yang diperlukan hanya kemauan dan kertas untuk mencatat. Kertas yang digunakan bisa A4 atau kertas apa saja, yang penting kosong. Berikut ini contoh cara membuat mind map:
· Tulislah judul buku yang sedang Anda baca di tengah-tengah kertas, pertegas dengan lingkaran.
· Ketika memasuki bagian-bagian penting, buat garis yang merupakan cabang dari bagian utama.
· Ketika menemukan sub-bagian dari pokok pembahasan sebelumnya buatlah ranting untuk menghubungkan dengan bagian sebelumnya. Begitu seterusnya…
Nah, sudah terbentuk satu mind map bukan. Jangan lupa, gunakan keyword atau kata kunci untuk menulis bagian-bagiannya. Anda bisa pula menambahkan gambar untuk memudahkan Anda untuk mengingat atau memahami dengan baik.
Terimakasih telah membaca ^_^
Daftar Pustaka
Noer, M. (2016, Juli Rabu). Pengembangan Ide Proyek. Retrieved Agustus Sabtu, 2016, from: http://herisganasht.blogspot.co.id/2016/07/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html.
Henky's, P. (2010, Desember 1). 5 Tahap dalam Formulasi dan Implementasi Strategi. Retrieved Agustus Sabtu, 2016, from: https://belajarmanagement.wordpress.com/2010/01/12/5-tahap-dalam-formulasi-dan-implementasi-strategi/.
Noer, M. (2016, AGUSTUS 3). Mind Map tentang Mind Mapping. Retrieved Agustus Sabtu, 2016, from: http://www.muhammadnoer.com/mind-map-tentang-mind-mapping/.
Candra, E. S. (2016, JULI RABU). PENGEMBANGAN IDE PROYEK. Retrieved Agustus Sabtu, 2016, from: http://candraekaxtkj.blogspot.co.id/2016/07/pengembangan-ide-proyek.html.
http://febrinputragandhira.blogspot.co.id/2016/07/pengembangan-ide-proyek.html
http://febrinputragandhira.blogspot.co.id/2016/07/pengembangan-ide-proyek.html







0 komentar:
Posting Komentar